Air Pembuangan Reverse Osmosis (RO)

20 Mei 2009

Reverse Osmosis adalah teknologi pemurnian air minum terbaik saat ini, hal ini karena mesin RO ini menggunakan Membran yang besarnya adalah 0,0001 micron yang didorong oleh Booster Pump bertekanan tinggi.

Untuk proses penyaringan air minum Reverse Osmosis (RO) ini mengeluarkan 2 hasil akhir, yakni air hasil produksi dan air pembuangan.

Pada dasarnya, air buangan RO adalah air yang "gagal" menembus lapisan membran RO yang memang berukuran super kecil (0,0001 micron) sehingga dikeluarkan lewat jalur terpisah. Jika dilihat secara fisik air pembuangan RO ini masih jernih dan tidak ada perbedaan dengan air sebelum masuk mesin RO. Air yang terbuang cukup banyak, umumnya 3-4 kali lipat dari air hasil produksinya yang siap diminum.


Selama ini air buangan Reverse Osmosis ini dibuang begitu saja ataupun ada yang memasukkannya ke dalam bak mandi ataupun dipergunakan untuk berbagai keperluan mencuci, bilas dan siram. Namun diluar penggunaan yang saya sebutkan tadi, banyak sekali kita temukan air pembuangan RO ini yang dimasukkan kembali ke dalam tandon / tangki penampungan untuk diproses ulang.

Nah, pertanyaanya: Bolehkah air pembuangan Reverse Osmosis ini diproses ulang ?

Kami tidak merekomendasikan air pembuangan Reverse Osmosis ini untuk di proses ulang.

Alasannya:
- TDS air pembuangan lebih tinggi dari TDS awal sebelum diproses. Biasanya TDS air pembuangan 10% - 20% lebih tinggi dari TDS awal.
- Akan menyebabkan membran cepat buntu.
- TDS hasil produksi akan naik


Update Terbaru Januari 2016

Kini, 6 tahun kemudian saya update tulisan di atas setelah mengamati di banyak tempat usaha depot air isi ulang RO di berbagai kota. Yang merakit depot air isi ulang tsb dari agen yang berbeda beda, tetapi sama sama menggunakan mesin Reverse Osmosis (RO).

Dalam beberapa tahun belakangan banyak saya temui usaha air isi ulang RO yang air pembuangannya dimasukkan kembali di tandon penampungan awal untuk diproses ulang. Alasan mereka semua sama: Sayang airnya terbuang, toh masih bersih...

Dari pengakuan mereka:
- TDS hasil air produksi masih tergolong rendah walaupun tidak mencapai angka NOL.
- Telah menjalani test uji laboratorium Dinas Kesehatan dan hasilnya dinyatakan baik.
(sepanjang hasilnya dinyatakan baik oleh DINKES, apa lagi yang perlu diperdebatkan?)
- Memang membran cepat buntu tapi kan masih bisa dicuci...

Saya jadi bingung... sebaiknya saya pilih opsi yang mana pak Yusuf?

Terserah anda, masing masing ada plus minusnya, hehehe...

CATATAN PENTING...!
Depo air minum yang saya amati dalam tulisan di atas adalah dengan kondisi air baku yang jernih. Bukan air baku yang mengandung zat kapur, air payau atau air asin.






Baca juga
28 Juni 2017
Pemasangan Depot Air Isi Ulang di Tanjung Selor Bulungan Kaltara
Portofolio pemasangan air isi ulang di Tanjung Selor, kabupaten Bulungan, Kalimantan Utara

13 April 2017
Pemasangan Depot Air Isi Ulang RO Jalan Padat Karya Tanah Grogot
Kegiatan pemasangan depot air minum isi ulang Reverse Osmosis (RO). Lihat tampilannya...

7 April 2017
Pemasangan Depot Air Isi Ulang di Kab Katingan - Kalimantan Tengah
Kegiatan pemasangan depot air isi ulang ke kabupaten Katingan provinsi Kalimantan Tengah

18 Maret 2017
Pemasangan Depot Air Minum Isi Ulang di Nunukan - Kalimantan Utara
Portofolio pengiriman dan pemasangan depot air isi ulang di kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara

25 Januari 2017
Pemasangan Depot Air Isi Ulang di Batu Kajang Kec Batu Sopang
Pemasangan depot air minum isi ulang di batu kajang, kecamatan batu sopang, Kalimantan Timur