penyaring-air-dan-penjernih-air



Penyaring Air dan Penjernih Air

Penyaring Air dan Penjernih Air, kedua duanya adalah kata benda namun memiliki makna yang berbeda. Penyaring air lebih mengandung arti alat atau perangkat yang diisi media pasir silika, karbon aktif atau yang lainnya yang digunakan untuk menjalankan proses menjernihkan air dari berbagai partikel dan lumpur.

Penjernih air lebih mengandung arti suatu bahan / cairan / bubuk tertentu yang digunakan untuk memisahkan air dari partikel dan lumpur dan/atau juga untuk membunuh bakteri dan virus.

Namun terlepas dari itu semua,tidaklah penting untuk mempermasalahkan perbedaan dari segi tata bahasa saja. Yang lebih utama adalah bagaimana agar air di rumah/kantor/dll menjadi lebih jernih dengan menggunakan alat penyaring air atau penjernih air ini.

Jujur saja,sebagai salah satu agen pemasang,pertanyaan yang sering membuat pusing adalah: Memenuhi permintaan pembeli untuk mendapatkan alat penyaring air yang berharga murah,praktis dan dapat dipergunakan di berbagai kondisi air,bahkan di air yang paling buruk sekalipun (termasuk air payau,air asin, air berminyak dan air keruh dan berbau) dan juga bebas perawatan.

Pertanyaan tsb saya ajukan ke seluruh kenalan saya yang berprofesi water filter dan water treatment dan menyatakan TIDAK ADA satupun (setidaknya sampai saya buat tulisan ini) jenis penyaringan air seperti yang dimaksud, terutama jika yang diinginkan adalah murah dan bebas perawatan.

Sebenarnya semua jenis air ( air tanah, air laut, air sungai dan air berminyak dan berbau) dapat diolah bahkan menjadi air minum namun tentunya semakin tinggi tingkat kesulitan maka semakin tinggi pula perawatan dan biaya yang dikeluarkan. Itu sudah merupakan konsekuensi logis.

Teknologi penyaringan air dari waktu ke waktu mengalami perubahan dan penyempurnaan.Kalau tehnik lama, model penyaring air menggunakan drum atau bak terbuat dari semen kemudian diisi batu koral,,ijuk dan arang batok kelapa. Demikian pula bahan bahan untuk menjernihkan air,selalu ada penemuan penemuan baru dari kombinasi bahan bahan kimia penjernih air. Bahan penjernih air yang sudah dikenal dan "merakyat" antara lain: tawas, kaporit, kapur gamping dan arang batok kelapa.

Mari kita pelajari satu persatu bahan penjernih air ini:

1. Tawas.
Berfungsi untuk memisahkan dan mengendapkan kotoran dalam air. Lama pengendapan berkisar 12 jam. Fungsi Tawas hanya untuk pengendapan, tidak berfungsi untuk membunuh kuman atau menaikkan PH dalam air.

2. Kaporit
Berfungsi untuk membunuh bakteri,kuman dan virus dalam air,juga menaikkan PH air Bukan digunakan untuk pengendapan. Kalaupun mengendap prosesnya sangat lama.

3. Kapur Gamping
Berfungsi untuk pengendapan,namun prosesnya cukup lama hingga 24 jam. Juga berfungsi untuk menaikkan PH air namun tidak berfungsi untuk membunuh kuman,virus dan bakteri. Alat pengukur PH = PH meter

4. Arang batok kelapa.
Berfungsi untuk menghilangkan bau,rasa tidak enak dalam air dan juga menjernihkan.

Dari penjelasan di atas, yang ideal adalah pencampuran antara tawas dan kaporit. Untuk tandon air 1200 liter takaran tawas 4 sendok makan penuh, kaporit 1 sendok makan penuh. Cara mencampurnya bergantian: yang pertama kaporit dahulu diaduk dalam 1 ember air kemudian dimasukkan dalam tandon dan diaduk merata. Kemudian masukkan tawas dalam 1 ember air dan masukkan dalam tandon dan aduk secara merata.

Penjernih air menggunakan bahan penjernih di atas sudah lazim dilakukan masyarakat. Kelemahannya : Endapan cukup banyak dan repot dalam pembersihan/pengurasan bak. Sekarang masyarakat mulai beralih ke alat penyaring air terbuat dari tabung filter, baik yang terbuat dari PVC, fiber ataupun stainless, Alasannya: lebih mudah dan praktis cara pembersihannya.

Khusus di kota kota besar seperti Jakarta dan Surabaya dengan penduduk yang padat dan jarak antara sumur bor dan Septi Tank yang sangat berdekatan, jika menggunakan tabung filter yang diisi media Pasir Silika, Pasir mangaan ataupun Karbon aktif  dapat dipadukan dengan Klorin tablet untuk membunuh kuman,virus dan bakteri (termasuk E-colie) yang dapat menyebabkan wabah Diare. Namun kelemahannya: air anda akan berasa klorin (seperti bau air kolam renang) namun saya fikir itu lebih baik ketimbang resiko air anda tercemar bakteri.

Untuk daerah yang kadar kapurnya yang tinggi seperti Surabaya dan sekitarnya,Kupang (N.T.T) dan kota kota lain dapat menggunakan penyaring air dan penjernih airnya menggunakan Resin Softener . (Tanda air mengandung kapur tinggi: bila dimasak dalam panci akan meninggalkan kerak yang menempel pada dinding panci). Namun resin softener ini harus selalu diregenerasi dengan HCL ataupun garam.

Bagi yang ingin mengetahui daftar harga penyaring air, silahkan KLIK salah satu pilihan di bawah ini :

  1. Penyaring air untuk air PAM
  2. Penyaring air untuk air bor yang keruh namun tidak merah
  3. Penyaring air untuk air bor yang merah dan berbau